KELOMPOK MAKANAN YANG DAPAT MENJADI PENAMBAH DARAH

 

Makanan penambah darah – Kekurangan darah pada tubuh dapat berakibat buruk bagi kondisi kesehatan, bagi kita yang mengalami kekurangan darah kondisi kondisi seperti sering pusing, mudah lemas, pucat, mata berkunang – kunang, jantung berdetak kencang, nafas pendek dsb. Itu merupakan gejala dari anemia atau kekurangan zat besi. Anemia merupakan gangguan kesehatan yang cukup beresiko tinggi. Meski pada umumnya wanita lebih rentan mengalami anemia ketimbang pria, kondisi seperti ini bisa menyerang siapa saja.

Anemia sendiri terjadi karena diakibatkan oleh kekurangan zat besi atau sel darah merah (Fe). Untuk mecegah terjadinya penyakit anemia sebaiknya kita banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Biasanya makanan memiliki kandungan zat besi lebih banyak seperti sayuran, kacang kacangan, tahu tempe dll.

Berikut ini adalah kelompok makanan yang dapat menjadi penambah darah yang disarankan, seperti :

 

Daging merah, seperti daging sapi, daging kambing, hati.

Banyak yang beranggapan bahwa daging merah buruk untuk kesehatan, salah satunya adalah karna dapat memicu kolesterol tinggi. Itu merupakan anggapan yang salah, mengingat daging merah merupakan salah satu sumber protein yang tinggi, selain itu daging merah juga sumber vitamin B12, anti-karsinogen, omega 3 mengkonsumsi daging merah juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan dapat meningatkan kecerdasan otak.

Namun mengkonsumsi daging merah juga harus sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dalam memilih daging merah pun sebaiknya memilih yang tanpa lemak. Sebab lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

 

Daging ungags, seperti ayam dan bebek.

Berbeda dengan daging merah, daging unggas justru dapat menurunkan berat badan, mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah serta dapat mengurangi risiko kanker. Daging unggas seperti ayam dan bebek mengandung protein yang tinggi serta vitamin dan mineral.

Bagi anda yang tidak terlalu menyukai daging sapi atau kambing, mengkonsumsi daging ayam bisa menjadi alternative guna membantu anda dalam menambah darah. Sebab daging ayam memiliki kandungan yang sama dengan daging merah hanya saja berbeda jumlahnya.

 

Seafood, seperti tiram, udang, dan sarden.

Bagi sebagian orang mengkonsumsi makanan yang satu ini mungkin teramat sangat jarang, meski kini sudah banyak restoran yang menjual makanan laut namun masih banyak yang meninggalkan makanan ini sebab harganya yang tidak murah.

Makanan laut memang mengandung banyak sekali manfaat, seperti halnya tiram yang selain lezat untuk dikonsumsi juga mengandung beragam mineral penting seperti zinc, zat besi kalsium, kalium, namun rendah lemak dan kalori. Sementara itu sarden juga memiliki segudang vitamin yang tergantung didalamnya, meliputi thiamin, riboflavin, niasin, vitamin B6, folat, vitamin B12, A, D, E dan vitamin K.

Sedangkan udang bisa menjadi makanan alternatif yang juga tak kalah bergizi dan memiliki manfaat dan kandungan yang hampir sama dengan tiram dan sarden.

 

Sereal yang sudah diberi kandungan tambahan zat besi.

Ada banyak makanan yang menandung zat besi, sereal merupakan salah satunya. Umumnya sereal dikonsumsi di pagi hari  sebagai menu sarapan . Ada banyak sereal yang mengandung zat besi seperti Whole Grain, Millet, Gandum, Cornflakes dll.

Sereal yang sudah diberikan kandungan tambahan zat besi ini dapat anda konsumsi setiap hari sebagai salah satu menu makanan sehat anda guna menambah darah.

 

Sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam.

Bagi anda yang tidak suka makan sayuran sebaiknya cobalah untuk merubahnya. Karna ada banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan dari sayuran, bagi anda yang ingin  menambah darah bayam merupakan makanan yang anda butuhkan. Bayam mengandung banyak zat besi, sehingga menjadi makanan nomor satu yang disarankan dokter bagi penganut vegetarian yang menderita anemia.

Selain zat besi bayam juga kaya akan vitamin C, kalsium, vitamin B9 dan beta karoten. Bayam dapat dimakan dalam keadaan ditumis atau sayur bening, karena kuah yang dipakai merebus bayam juga mengandung banyak sekali zat besi yang dibutuhkan tubuh.

 

Kacang polong.

Berbeda dari saudara – saudaranya kacang polong justru memiliki segudang manfaat, kandungan nutrisi yang ada pada kacang polong pun beragam seperti karbohidrat, protein, lemak, kolesterol, serat, folat, niacin, asam pantotenat, pyridoxine, riboflavin, thiamin, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, kalium, kalsium, dll.

Di Indonesia sendiri sudah mulai banyak orang yang gemar mengkonsumsi kacang polong. Selain mudah untuk mengolahnya hanya dengan merebusnya, makanan ini juga mudah ditemukan di pasar .

 

 

Meski masih ada banyak sekali makanan yang dapat menjadi penambah darah, saya bagikan sebagiannya saja seperti diatas. Mengenai manfaat dan kandungan gizi dari masing – masing makan tersebut bergantung pada cara pengolahannya. Perlu diingat juga mengkonsumsi makanan yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan tubuh.