Jenis Jamur yang bJisa di konsumsi

Buat kalian yang suka mengkonsumisi jamur atau suka dengan makanan olahan jamur berikut ini adalah beberapa jamur yang bisa di konsumsi ;

Berikut ini beberapa ciri-ciri jamur yang dapat dikonsumsi dan enak dimasak dengan tambahan bumbu:

1. Warna tubuh buah tidak bervariasi. Biasanya hanya berwarna putih dan cokelat.
2. Tidak mengeluarkan aroma amoniak.
3. Tidak memiliki cincin pada pangkal batangnya.
4. Sudah dibudidayakan dan dijual di pasar tradisional ataupun supermarket.
5. Tidak menghasilkan noda saat dipotong.
6. Tidak terjadi perubahan warna saat dimasak

1  JAMUR KANCING merupakan salah satu jenis jamur yang paling banyak dibudidayakan didunia, sekitar 38% dari total produksi jamur dunia. Kenapa dinamakan jamur kancing ? karena bentuk jamur ini mirip dengan kancing berbentuk bulat, jamur ini memiliki warna seperti (putih bersih, kream atau cokelat muda).  Dalam bahasa inggris jamur disebut dengan table mushroom, white mushroom, common mushroom atau cultivated mushroom. Jamur kancing dapat dijual dalam bentuk jamur segar atau jamur kalengan. Jamur segar tentu saja sangat baik untuk dikonsumsi karena bebas lemak, bebas sodium, kaya akan vitamin, mineral, vitamin dan memiliki rasa manis serta rendah kalori.

2  JAMUR TIRAM Jamur tiram memiliki nama ilmiah Pleurotus ostreatus, bentuknya yang seperti cangkang tiram laut inilah yang membuat jamur ini disebut dengan jamur tiram. Jamur ini biasanya dipelihara dengan media tanam serbuk gergaji steril yang dikemas dalam kantung plastik. Selain enak untuk dimakan, jamur tiram juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan imun, melawan kolesterol jahat, mencegah anemia sampai menjadi antibakteri, antitumor, dan antikanker.
3   JAMUR ENOKITAKE (Flammulina velutipes ) Jamur jenis ini dikenal sebagai jamur musin dingin (winter mushroom). Jamur ini banyak tumbuh secara bebas  di dunis beriklim sejuk, saat musin gugur sampai musin semi. Selain itun juga, jamur ini pun pernah tumbuh di bawah salju. Mengapa jamur ini disebut enokitake, karena jamur ini tumbuh di permukaan batang pohon celtis sinensis (dalam bahasa jepang enoki) yang sudah melapuk. Jenis jamur yang tumbuh dialam bebas berwarna cokelat sampai merah jambu, sedangkan yang dibudidayakan  berwarna putih karena terlindungi dari sinar matahari.

 

4  JAMUR SHIITAKE dengan nama ilmiah Lentinula edodes adalah jamur yang dapat dikonsumsi yang mulanya berasal dari Asia Timur (Jepang). Disebut jamur shitake jamur karena jamur ini tumbuh di batang pohon yang sudah lapuk. Jamur shitake banyak dibudiayakan di Thailand, Sebagian wilayah Korea dan Jepang dan juga di alam bebas daerah pegunungan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Penyebutan jamur shitake di Tionghoa itu berbeda-beda, ada menyebutnya jamur harum, jamur musim dingin, jamur bunga. Perbedaan nama ini didasarkan pada motif retak-retak seperti mekar. Di Indonesia kadang-kadang dinamakan jamur jengkol, karena bentuk dan aromanya seperti jengkol walaupun bagi sebagian orang rasa jamur ini seperti rasa petai. Jamur shitake memiliki ciri-ciri yaitu tumbuh di permukaan batang kayu yang lapuk, bentuk batang melengkung, payung terbuka lebar, warna coklat tua dengan bulu-bulu tua dengan bulu-bulu halus di bagian atas permukaan payung sedangkan dibagian bawah payung berwarna putih.

5  JAMUR KUPING Jamur yang banyak dipakai untuk masakan Tionghoa, terdiri dari jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) dan jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae). Jamur ini juga sering dijadikan olahan makanan yang lezat, selain bergizi dan sehat, jamur kuping juga memiliki manfaat yang sangat baik yaitu untuk mengurangi penyakit panas dalam dan rasa sakit pada kulit akibat luka bakar mengatasi penyakit darah tinggi (hipertensi), pengerasan pembuluh darah akibat penggumpalan darah, kekurangan darah (anemia), mengobati penyakit wasir (ambeien).