Apa Itu Gempa Bumi, Ini Penyebab Serta Jenis – Jenisnya

Gempa bumi adalah getaran atau getar getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu.

Gempa bumi dapat terjadi karena beberapa macam hal seperti gunung meletus, pergeseran lempengan tektonik, longsor, atau pun karena penggunaan berbagai macam benda yang dapat menimbulkan ledakan. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer.

 

BACA JUGA : GUNUNG GUNUNG ANGEKER DI INDONESIA

 

Penyebab terjadinya gempa bumi

 

Kebanyakan gempa Bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan di mana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa Bumi akan terjadi.

Pergeseran lempeng bumi dapat mengakibatkan gempa bumi karena dalam peristiwa tersebut disertai dengan pelepasan sejumlah energi yang besar. Selain pergeseran lempeng bumi, gerak lempeng bumi yang saling menjauhi satu sama lain juga dapat mengakibatkan gempa bumi. Hal tersebut dikarenakan saat dua lempeng bumi bergerak saling menjauh, akan terbentuk lempeng baru di antara keduanya.

Gempa Bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan-lempengan tersebut. Gempa Bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa Bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa Bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa Bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa Bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam Bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas Bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa Bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

 

Ringkasan, ada lima hal yang bisa menyebabkan terjadinya gempa bumi :

  1. Proses tektonik akibat pergerakan kulit/lempeng bumi.
  2. Aktivitas sesar di permukaan bumi.
  3. Pergerakan geomorfologi secara lokal, contohnya terjadi runtuhan tanah.
  4. itas gunung api.
  5. Ledakan nuklir.

 

Jenis – Jenis Gempa Bumi

 

Di Indonesia telah terjadi banyak  sekali gempa bumi, bahkan ada juga yang sampai mengakibatkan Tsunami seperti di aceh pada 2006 silam. Gempa bumi di bagi kedalam beberapa jenis yang berdasarkan penyebab, kedalaman dan gelombang.

 

Jenis berdasarkan penyebab

  1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa Bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi, getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian Bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba.

  1. Gempa Bumi Vulkanik

Gempa Bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.

  1. Gempa Bumi Tumbukan

Gempa Bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi, jenis gempa Bumi ini jarang terjadi.

  1. Gempa Bumi Runtuhan

Gempa Bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

  1. Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.

 

Jenis berdasarkan kedalamannya

Gempa bumi dalam

Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.

Gempa bumi menengah

Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.

Gempa bumi dangkal

Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

 

Jenis Berdasarkan Gelombang

Gelombang Primer

Gelombang primer (gelombang lungitudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7-14 km/detik. Getaran ini berasal dari hiposentrum

Gelombang Sekunder

Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang merambat, seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang,yakni 4-7 km/detik. Gelombang sekunder tidak dapat merambat melalui lapisan cair.

 

 

Gempa bumi bisa terjadi kapanpun, dimanapun tidak menutup kemungkinan hampir di seluruh tempat di seluruh dunia dapat terjadi gempa bumi. Oleh karenanya kita perlu siap sedia untuk mempersiapkan diri bila mana sewaktu – waktu terjadi bencana alam yang satu ini.

Sebelum Terjadi Gempa

Tindakan yang dapat dilakukan oleh individu / masyarakat sebelum terjadi gempa adalah sebagai berikut.

  1. Pastikan kita mengetahui jalan yang paling aman untuk meninggalkan rumah jika terjadi gempa.
  2. Tentukan tempat yang aman untuk bertemu dengan anggota keluarga jika terjadi gempa.
  3. Periksa apakah rumah kokoh pondasinya.
  4. Letakkan barang yang besar dan berat di bagian bawah.
  5. Simpanlah barang pecah belah di bagian bawah rak yang dapat dikunci.
  6. Segera perbaiki kabel – kabel yang rusak.

 

Saat Terjadi Gempa

Tindakan yang dapat dilakukan oleh individu / masyarakat saat terjadi gempa adalah sebagai berikut.

  1. Utamakan keselamatan diri, bukan barang.
  2. Lari secepat mungkin keluar ruangan atau rumah.
  3. Carilah tanah lapang.
  4. Jika tidak mungkin untuk melarikan diri dari dalam bangunan, carilah meja atau benda lain yang kuat yang dapat dipakai untuk berlindung.
  5. Jauhi jendela kaca, kompor, atau peralatan rumah yang mungkin akan jatuh.
  6. Jika kamu berada di pegunungan, waspadalah terhadap runtuhan batu dan tanah longsor.
  7. Jika kamu berada di pantai, segeralah berlari ke daerah yang agak tinggi karena gempa di dasar laut dapat menyebabkan tsunami.
  8. Waspadalah akan kemungkinan gempa susulan.
  9. Berdoa, Mohon perlindungan dari Sang pencipta.

 

Setelah Terjadi Gempa Bumi

Tindakan yang dapat dilakukan oleh individu / masyarakat setelah terjadi gempa adalah sebagai berikut.

  1. Jauhi bangunan yang rusak atau pohon yang miring.
  2. Jauhi kabel atau instalasi listrik lainnya.
  3. Periksa dan tolong diri sendiri, kemudian menolong orang terdekat yang memerlukan bantuan.
  4. Hubungi serta cek keluarga dan sanak keluarga.
  5. Hubungi pihak – pihak yang dapat memberikan pertolongan.

 

Penyelamatan dan Pemulihan Pascagempa

Tindakan yang dapat dilakukan oleh individu/masyarakat untuk penyelamatan dan pemulihan akibat gempa adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan evakuasi dan mendirikan tenda – tenda pengungsian bagi korban.
  2. Melakukan penyelamatan.
  3. Menyediakan bantuan medis.
  4. Menyediakan MCK (mandi, cuci, kakus), air minum, dan makanan.
  5. Menyediakan pendidikan darurat.
  6. Melakukan pemulihan psikologis pada korban.
  7. Memperbaiki dan membangun kembali gedung, sarana, dan fasilitas lainnya

 

 

Itu sedikit penjelasan mengenai gempa bumi beserta penyebab, jenis dan cara penanggulangannya. Becana lama bisa terjadi kapan saja, waspada dan berhati – hati. Alam bisa bersahabat dengan manusia jika manusia mencintai alam, begitu sebaliknya. Semoga bermanfaat dan tetap berhati – hati.

 

Baca Juga :

6 Masjid Besar Di Indonesia

Begini Proses Penyembuhan Luka Pada Tubuh

Mahluk Astral Bagian 1

Petai atau Jengkol

Mahluk Astral Bagian 2

Kolesterol tinggi, Cari tau Penyebabnya!

10 Film Kartun Legendaris Di Indonesia

4 Hantu Mini Di Indonesia