Sejarah Centaurus

CENTAURUS

Centaur (centaurus) adalah makhluk mitos Yunani yang memiliki tubuh kuda dengan kepala dan badan manusia. Dalam mitologi Yunani, Centaurus, (kadang disebut juga Kentauros) adalah putra dari Iksion dan Nefele. Centaurus adalah saudara Lapithos, yang merupakan pendiri suku Lapith. Centaurus terlahir sebagai pemuda yang cacat dan tidak merasa nyaman tinggal bersama manusia. Dia lebih suka berada bersama kuda-kuda betina (Magenesia) di Gunung Pelion. Hubungan Centaurus dengan kuda-kuda ini melahirlah ras Centaur, yang berwujud setengah manusia setengah kuda.

Menurut mitos, Centaurus hidup bersembunyi di dalam gelapnya hutan. Mereka memburu hewan seperlunya, serta berusaha sebisa mungkin untuk tidak tampil mencolok. Seluruh ras Centaurus adalah jantan. Mereka bereproduksi dengan menculik manusia perempuan kemudian ditawan sampai dia melahirkan. Setelah bayi Centaurus lahir, para wanita dikembalikan lagi ke desa masing-masing. Dalam beberapa mitologi juga terdapat Centaurus wanita, tetapi jumlahnya sedikit. Centaurus sangat mahir dalam menggunakan panah serta lembing. Kecerdasan serta kebijakannya konon lebih unggul dari manusia. Hal inilah yang membuat mereka merasa arogan dan lebih senang hidup di hutan.Para pemburu biasanya memburu Centaurus untuk diambil jantungnya. Centaurus memiliki dua jantung. Jantung (pada bagian tubuh manusia) memiliki efek kamuflase serta kemampuan memanah kepada yang memakannya. Sementara Jantung yang ada di tubuh kuda, membuat yang memakannya mampu berlari 3 hari 3 malam tanpa rasa lelah. Ceiron (Kheiron) adalah nama salah satu Centaurus yang paling terkenal dalam mitologi Yunani.

Ceiron adalah anak dari Cronos ketika ia berwujud seekor kuda. Silsilah Ceiron ini berbeda dengan para Centaurus lainnya yang lahir dari matahari dan awan hujan. Ceiron pandai karena diajari oleh Apollo dan Artemis ketika masih muda. Tidak seperti Centaurus lain yang gemar mabuk-mabukan, liar, dan tidak berbudaya, Ceiron justru adalah Centaurus yang cerdas, beradab, dan baik hati. Ceiron adalah guru bagi banyak pahlawan karena pengetahuan dan keahliannya dalam pengobatan, astrologi, pertarungan, juga kebijaksanaannya. Beberapa pahlawan yang pernah menjadi muridnya adalah Asklepios, Aristaios, Aias, Aineias, Aktaioon, Kaineus, Theseus, Akhilles, Iason (Jason), Peleus, Telamon, Hercules (Hercules), Oileus, Foiniks, dan dalam beberapa cerita, Dionisos. Menurut Ptolemaios Khennos, Dionisos belajar menyanyi dan menari dari Ceiron.

Menurut legenda, Hercules tewas di tangan Centaurus bernama Nessus ketika sang Centaurus berusaha merebut istrinya. Dan, Sagitarius merupakan contoh Centaurus yang dipasang oleh Hera untuk menghiasi langit sebagai sebuah rasi bintang.

Sementara Centaurides adalah Centaurus yang berjenis kelamin perempuan. Centaurides yang paling dikenal adalah Hilonome, istri Centaurus Killaros. Hilonome diceritakan oleh penyair Romawi, Ovidius, dalam karyanya Metamorphoses. Meskipun jarang disebutkan dalam sastra Yunani, Centaurides sering digambarkan dalam seni Yunani dan juga mosaik Romawi.

BACA JUGA :

GAMBARAN NERAKA

HEWAN KECIL YANG BILA DI BUNUH MENDAPAT PAHALA

RASI BINTANG CENTAURUS

Rasi Centaurus merepresentasikan makhluk centaur yang bernama Cheiron. Cheiron dalam kisahnya adalah suatu pengecualian dari centaur. Tidak seperti makhluk centaur lainnya yang terkenal menyeramkan dan jahat, Cheiron tidak demikian. Ia terkenal akan sifatnya yang sangat bijak. Ia adalah guru bagi beberapa tokoh dalam mitologi Yunani, termasuk Herkules.

Banyak versi cerita yang mengisahkan makhluk berbudi ini. Satu versi cerita menyebutkan bahwa pada suatu pertempuran Cheiron tak sengaja terkena panah beracun milik Herkules. Cheiron terluka dan sangat kesakitan. Oleh karena Cheiron makhluk yang abadi — tak dapat mati — racun tidak dapat membunuhnya, namun racun akan terus menyakitinya sepanjang hidupnya.

Cheiron tak dapat menahan kesakitannya lebih lama lagi dan memutuskan menyerah. Cheiron memohon pada dewa Zeus untuk dapat mengakhiri hidupnya. Zeus pun tak tega dan akhirnya mengizinkannya mati. Ia menempatkan Cheiron di langit sebagai penghormatan.

Rasi Centaurus merupakan salah satu rasi terpenting di langit selatan. Rasi Centaurus berbatasan dengan rasi Hydra di sebelah utaranya. Sebelah timurnya berbatasan dengan Lupus dan Libra. Sebelah selatan berbatasan dengan Musca dan Crux. Sebelah baratnya berbatasan dengan Antlia, Vela, dan Carina. Salah satu rasi terbesar ini mudah kita temukan di langit malam, terutama pada bulan Mei.

Bintang yang paling terkenal di rasi Centaurus adalah Alpha Centauri yang juga mempunyai nama lain Rigel Kentaurus. Bintang yang membentuk kaki Centaur ini merupakan bintang paling terang yang dapat dilihat di rasi Centaurus. Magnitudonya -0,01. Dalam daftar bintang terterang (dilihat dari Bumi) Rigel Kentaurus menempati urutan ketiga. Urutan pertama tentunya ditempati oleh Matahari kita.

Rigel Kentaurus bukanlah bintang tunggal, melainkan bintang tripel – sistem bintang tiga anggota. Namun dengan mata telanjang, tiga bintang terlihat sebagai bintang tunggal. Diperlukan bantuan teleskop untuk dapat memisahkan ketiga bintang ini secara visual.

Salah satu anggota bintang tripel ini, Proxima Centauri, adalah bintang terdekat dengan kita setelah Matahari. Bintang katai merah ini jaraknya sekitar 4,3 tahun cahaya -jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun adalah 9,46 trilyun km. Karena jaraknya yang paling dekat dibanding bintang-bintang lain itulah Alpha Centauri tampak sangat cemerlang di langit.

Hadar (Beta Centauri) adalah bintang kedua paling terang di rasi Centaurus. Jaraknya dari bumi sekitar 300 tahun cahaya. Hadar termasuk ke dalam daftar sepuluh bintang paling terang di langit, magnitudonya 0,61. Sama seperti Alpha Centauri, Hadar juga bukan merupakan bintang tunggal, melainkan bintang ganda. Bagi orang Aborigin bintang ganda ini merupakan representasi dua manusia yang dahulunya singa. Ada juga orang Aborigin yang menganggap hadar sebagai si kembar yang menciptakan dunia.

Menkent, atau Theta Centauri yang terletak di bahu Centaur tak kalah populernya dari Alpha Centauri maupun Beta Centauri. Dengan magnitudo 2,06, Menkent masih cukup terang untuk dilihat pada rasi ini. Tentunya masih banyak bintang-bintang lain pada rasi Centaurus. Selain bintang-bintang, obyek lain pun tak kalah menarik untuk dikenal.

Rasi Centaurus terkenal akan gugus bolanya (globular cluster), yaitu Omega Centauri atau dikenal juga sebagai NGC 5139. Gugus bola adalah kumpulan bintang yang terdiri dari jutaan bintang yang biasanya sudah tua, dan jaraknya sangat jauh. Omega Centauri yang ditemukan oleh Edmond Halley pada tahun 1677 diketahui sebagai gugus bola yang terkaya dan terbesar dibanding gugus bola lainnya. Dilihat dengan mata telanjang, Omega Centauri tampak seperti bintang bermagnitudo 4. Diperkirakan jaraknya 15000 – 25000 tahun cahaya dari bumi.