JENIS JENIS BELADIRI BAGIAN 2

 

Gulat

Wrestling atau Gulat adalah beladiri yang menggunakan kontak fisik antara dua orang, salah satu pegulat harus mengunci dan menjatuhkan musuhnya. Teknik yang digunakan adalah joint lock clinch fighting, leverage dan grappling hold. Teknik yang digunakan dapat menyebabkan cedera serius, karenanya jika ingin berlatih Gulat harus didampingi oleh instruktur terlatih.

Capoeira

Seni beladiri asal Brazil ini memiliki sejarah dan keunikan sendiri. Beladiri ini awalnya diciptakan oleh budak asal Afrika yang dibawa oleh orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan. Capoeira adalah beladiri yang dipadukan dengan tarian dan diiringi dengan musik. Gerakan mereka sangatlah lincah seperti penari, dulunya beladiri ini dilarang oleh pemerintah, karenanya mereka menyamarkannya seperti tarian.

Judo

Judo adalah pengembangan dari seni beladiri kuno jepang yang bernama Jujutsu. Jujutsu merupakan seni menyerang dan bertahan menggunakan senjata pendek maupun tangan kosong yang dikembangkan menjadi Judo oleh Kano Jigoro pada tahun 1882. Teknik Judo berfokus pada bantingan dan kuncian. Namun Judo juga memiliki teknik menyerang dengan tendangan dan pukulan, bahkan ada juga serangan dengan senjata seperti pisau, pedang.

Aikido

Seni beladiri asal Jepang ini diciptakan oleh Morihei Ueshiba pada era modernisasi Jepang sekitar tahun 1800an. Berbeda dari mayoritas beladiri yang biasanya mengutamakan kemampuan fisik dan kecepatan. Beladiri Aikido lebih memfokuskan pada penguasaan dan kesempurnaak teknik. Teknik yang diajarkan pada Beladiri Aikido lebih banyak dalam bentuk defensif atau counter attack, namun pada tingkat lanjut akan diajarkan teknik offensive. Teknik yang diajarkan diantaranya teknik elakan, kuncian, bantingan dan lemparan.

Tinju

Tinju merupakan salah satu olahraga bela diri yang sangat populer di dunia dan banyak orang mengenal tentang olahraga ini. Sebagai olahraga bela diri, pertandingan tinju mempertemukan satu petinju berhadapan dengan petinju yang lain saat melakukan pertandingan. Setiap petarung akan selalu berusaha untuk menjatuhkan lawan dengan cara memukul (meninju).

Seorang petinju dinyatakan sebagai pemenang jika dapat memukul lawannya tepat mengenai sasaran dengan jumlah yang lebih banyak. Atau bisa juga ia dinyatakan pemenang pertandingan tinju jika berhasil merobohkan/menjatuhkan lawan sehingga lawan tidak sanggup lagi untuk meneruskan pertarungan.