Makanan Khas Kota Mangga Indramayu Bagian II

” Ternyata bukan hanya mangga, ada juga aneka macam kerupuk dan terasi. Dua jenis makanan itulah yang selalu saya bawa buat oleh-oleh temanku, baik ketika masih jadi anak kos Di kota Yogyakarta ataupun kota lainnya. Jika ditelusuri, Indramayu itu tenyata mempunyai jenis makanan khas yang saya yakin masih banyak teman-taman yang belum mencobanya. ”

 

Makanan Khas Kota Mangga Indramayu  Bagian II

15. Pedesan Entog

Di Indramayu banyak sekali yang menjual pedesan entog dengan harga yang cukup variatif. Rasanya yang pedas dengan gulai atau kuahnya yang terdiri dari macam rempah-rempah khas Indonesia seperti daun jeruk, lengkuas, kemiri, kunyit, dan lainya.

16. Petis

Petis ini bukan petis tahu khas Cirebon, melainkan petis air ikan pindang. Petis lebih nikmat dimakan dengan dicampur lontong sebagai sarapan dipagi hari.

17. Kerupuk Tike

Pernah makan keripik tike? sebenarnya tike terbuat dari rumput lho. Pusat produksinya banyak di temui di daerah Karangampel sama dengan keripik melinjo.

18. Lepet

Makanan tardisional ini mirip lontong. Bedanya di dalamnya ada kacang tolo dan dibungkus daun kelapa yang terikat. Sedangkan lontong dibungkus daun pisang. Lepet terbuat dari ketan putih.

Lepet biasanya banyak dijumpai pada hari raya lebaran bersanding dengan ketupat atau orang Indramayu menyebutnya kupat.

19. Pindang Gombyang

Mau makan pindang gombyang? bagi yang ingin mencobanya silahkan datang ke rumah makan di pantai Glayem Juntiyuat. Rumah makannya sangat strategis tepat ditepi pantai dekat dengan kawasan Wisata pantai Tirtamaya.

20. Blendung Jagung

Namanya blendung jagung. Bahan utamanya jagung yang di rebus dan di taburi dengan parutan kelapa.

21. Blengep Cotot

Memakan kue yang satu ini, maka biasanya akan keluar gula merahnya. Cotot sendiri adalah bahasa jawa yang artinya keluar. Blengep terbuat dari singkong berbentuk bulat seperti bakpao.

Isinya gula merah benar-benar membuat enak di lidah. Kue blengep cotot yang terkenal enak adalah di daerah Bangkir / Pasar Bangkir Indramayu, disitu setiap pagi hari kue ini dijajakan.

22. Bubur Glintir

Kue ini terbuat dari tepung beras dan ketan sebagai bahan utamanya. Tepung ketan untuk membuat candil dan tepung beras untuk membuat buburnya. Satu lagi bahan utamanya yaitu santan kelapa dan juga gula merah. Tidak lupa pula daun pandan sebagai penyedap rasanya.

Bentuk bubur glintir adalah bulat-bulat. Ketika kita memakannya, pada lapisan pertama tepung beras akan terasa. Kemudian pada lapisan kedua, tepung ketan yang kita makan akan terasa kenyal. Itulah enaknya bubur glintir merasakan sensasi rasa yang berbeda.

23. Geblog

Ada dua buah geblog. Geblog pertama berbahan dasar singkong dan geblog kedua berbahan dasar ketan hitam. Dua-dua memiliki rasa yang berbeda dan memiliki bentuk yang sama yaitu dipotong-potong empat persegi panjang. Selain itu diatasnya ditaburi parutan kelapa dan kadang-kadang juga dicampur gula pasir.

24. Dongkal dan Kembang Pari

Kue tradisional yang satu ini emang memiliki nama unik. Dipasar-pasar tradisional biasanya banyak yang menjualnya. Keu berbahan tepung beras dan sagu, parutan kelapa dan gula merah.

Tanpa gula merah rasanya memang tidak enak seperti hambar. Oleh karena itu, adanya gula merah inilah yang menambah citra rasa sendiri enak di lidah. Dongkal dan kembang pari memiliki rasa yang sama, hanya saja bentuknya yang berbeda.

25. Gemblong

Ketan tutul terbuat dari ketan yang berwarna putih berbentuk persegi panjang. Kue ini kerap dijumpai ketika musim hajatan dikampung. Kue ini digunakan pula sebagai bahan barter dari orang kondangan dengan beras selain dari koci, nagasari, dan wajik.

26. Wajik

Nah seperti yang sudah dijelaskan, wajik kerap dijumpai ketika hajatan dikampung misalnya dalam acara sunatan, rasulan, atau bahkan ketika pernikahan. Wajik terbuat dari bahan dasar ketan, kelapa dan gula merah.

Biasanya akan dibungkus dengan kertas minyak yang berwarna-warni. Wajik juga banyak dijual di kios-kios oleh-oleh khas Indramayu.

27. Blencong

Blencong disini bukan sebutan orang transgender. Biasanya di Indramayu blencong adalah sebutan banci artinya lelaki bukan, wanita juga bukan. Akan tetapi, ada juga istilah blencong lain yaitu nama kue tradisional yang hanya dijumpai di Indramayu. Bahan dasarnya dari beras ketan yang dicampur parutan kelapa. Bentuknya kerucut atau seperti kukusan.

28. Jalabiya

Jalabiya adalah salah kue tradisional dari tepung beras ketan dibentuk seperti cincin atau bulat seperti donat. Jalabiya ada dua macam yaitu jalabiya yang terbuat dari ketan hitam dan jalabiya yang terbuat dari ketan putih. Jalabriya juga dicampur dengan gula putih atau gula merah yang menempel langsung pada kuenya.

29. Kue cikak

Kue cikak berwana merah bulat. Isinya didalamnya adalah kacang hijau. Untuk alasnya memakai daun pisang. Sampai sekarang kue cikak masih ada dipasar-pasar tradisional di Indramayu

30. Ikan asin

Indramayu adalah salah satu daerah pantai yang mata pencaharian penduduknya selain petani juga sebagai nelayan. Dan tidak heran, jika ikan asin banyak ditemui di kota mangga ini.

Salah satu ikan asin yang terkenal dan banyak di jual di jalur pantura adalah ikan asin jambal roti. Biasanya dibungkus dengan plastik yang di gantungkan dengan aneka oleh-oleh khas Indramayu lainya.

 

Itulah makanan khas Indramayu yang sangat terkenal dan akan ketagihan jika Anda memakannya, dan masih banyak lagi makanan khas Indramayu yang belum disebutkan disini. Jangan lupa Visit Indramayu ya…