Jangkrik

 

Anda tentu sudah mengenal jangkrik “gryllidae” mereka adalah sejenis serangga yang hampir mirip dengan belalang. Ciri fisik jangkrik pada umumnya memiliki bentuk tubuh rata dan mempunyai sepasang antena yang cukup panjang diatas kepalanya yang memiliki banyak fungsi pengindera diantaranya adalah sebagai alat peraba juga untuk lebih mengenali area disekitarnya. Jangkrik adalah pemakan tumbuhan atau omnivora, jika dalam posisi kekurangan makanan mereka dapat memakan apa saja termasuk jenis jangkrik lainnya bisa di jadikan makanan untuk mempertahankan hidupnya, bahkan memakan organ tubuhnya sendiri. Jangkrik merupakan serangga liar, bahkan jangkrik kadang di sebut sebagai hama tanaman di alam, jangkrik biasanya di temukan di daerah areal pesawahan atau tanah lapang.

Jangkrik alam

Jangkrik alam / jeliring / alas adalah sejenis “gryllidae” yang termasuk pada jenis serangga hampir mirip dengan belalang. Jangkrik alam merupakan jangkrik yang tersebar luas di indonesia. Jangkrik ini sangat populer di budidayakan, postur tubuhnya yang besar menjadikan jangkrik jenis ini cocok untuk pembudidaya burung yang sesuai sekali ukuran tubuh burung dan ikan. Bentuk tubuhnya lebih kecil dan panjang. Banyak mengandung air. jenis jangkrik alam / seliring kebanyakan tersebar di wilayah jawa bagian barat dan sumatera. Umur jenis jangkrik alam lebih lama yaitu sekitar 40-55 hari masa panen dan warna nya coklat kekuningan.
Habitat asli jangkrik alam dapat di temukan di sawah dan tanah luas yang cukup lembab. Biasanya musim kawin jangkrik alam berada pada pertengahan musim hujan dan pada musim hujan tersebut biasanya jantan jangkrik mengeluarkan suara yang khas untuk menarik perhatian betina, betina akan menghampiri jangkrik jantan yang mengeluarkan suara keras dan kemudian kawin. Dalam satu indukan menghasilkan telur 50 – 100 telur. Untuk membudidayakanya juga tidak terlalu sulit karena jangkrik jenis ini sangat mudah menyesuaikan lingkungan barunya, namun waktu untuk panen lumayan lama.

 

Jangkrik Gangsir

Jangkrik Gangsir atau “Brachytrypes portentosus” termasuk jenis serangga berukuran sangat besar dan berwarna hitam, warna hitam terdapat pada seluruh bagian tubuhnya. Tubuh gangsir jantan terlihat kokoh dan sangat tenang berbeda dengan jeliteng, memiliki suara yang nyaring dan kurang enak di dengar, tidak terlalu gesit, tidak terlalu berani dan mudah stres serta cepat mati. Jangkrik ini tidak di budidayakan karena melihat pasaran untuk seukuran sebesar ini ternak cocok untuk ternak dan ikan karena tidak meyukainya.
Habitat asli jangkrik gangsir dapat di temukan di daerah yang sedang dan menyukai suasana sepi, biasanya banyak di temukan di kuburan, mereka membuat lubang untuk bersarang. Biasanya musim kawin jangkrik gangsir berada pada pertengahan musim hujan, dan pada musim hujan tersebut biasanya jantan jangkrik gangsir mengeluarkan suara yang nyaring untuk menarik perhatian betina, betina akan menghampiri jangkrik jantan yang mengeluarkan suara keras dan kemudian kawin. Gangsir dalam satu indukan menghasilkan telur 40 – 70 telur. Mungkin anda jarang menemukan jangkrik gangsir karena jangkrik ini kurang aktif pada lingkungan di bandingkan jenis jangkrik lainnya.

 

Jangkrik jaliteng

Jangkrik jaliteng atau “Grylfus bimaculatus” memiliki tubuh yang besar dan berwarna hitam legam yang pekat agak mengkilat. Jeliteng jantan berwarna hitam pada seluruh bagian tubuhnya kecuali pangkal sayap depan ber­warna kuning jelas, sedangkan betinanya juga didominasi warna hitam tetapi kaki-kakinya berwarna kuning kecokelat-cokelatan dan warna kuning juga tampak pada pangkal dan pinggir sayap depan. Tubuh jeliteng jantan sangat kokoh, bunyinya nyaring dan merdu, gesit serta pemberani. Jeliteng jantan biasanya banyak diminati pembudidaya untuk dipelihara karena bunyinya yang sangat nyaring atau digunakan untuk jangkrik aduan. Jeliteng betina tubuhnya halus dan suka terbang di malam hari, kalau sedang musim kawin biasanya mendatangi lampu yang menyala di rumah-rumah. Habitat asli jangkrik jeliteng dapat di temukan di sawah dan tanah luas yang cukup lembab. Biasanya musim kawin jangkrik Jeliteng berada pada pertengahan musim hujan dan pada musim hujan tersebut biasanya jantan jangkrik mengeluarkan suara yang keras untuk menarik perhatian betina, betina akan menghampiri jangkrik jantan yang mengeluarkan suara keras dan kemudian kawin. Jeliteng satu indukan menghasilkan telur 60 – 100 telur. Untuk membudidayakanya juga tidak terlalu sulit karena jangkrik jenis ini sangat mudah menyesuaikan lingkungan barunya.

 

Jangkrik Jerabang

Jangkrik Jerabang atau “Gryllus domesticus” berukuran sama dengan jangkrik jeliteng tetapi warna tubuhnya merah bata dan juga agak mengkilat. Tubuh jerabang jantan sedikit kokoh, bunyinya juga nyaring tetapi agak ringan, dan tidak terlalu gesit dan kurang berani jika dibandingkan dengan jeliteng atau kidang. Jangkrik ini sangat mudah di budidayakan. Mengandung protein tinggi yang baik untuk di konsumsi. Banyak sekali manfaat dari olahan jangkrik jerabang dan juga sering di manfaaatkan sebagai obat alternatif.
Habitat asli jangkrik Jerabang dapat di temukan di sawah dan tanah lahan luas yang cukup lembab. Biasanya musim kawin jangkrik Jerabang berada pada musim hujan dan pada musim hujan tersebut biasanya jantan jangkrik mengeluarkan suara yang halus untuk menarik perhatian betina, betina akan menghampiri jangkrik jantan yang mengeluarkan suara keras dan halus dan kemudian kawin. Jerabang satu indukan menghasilkan telur 50 – 100 telur. Untuk membudidayakanya juga tidak terlalu sulit karena jangkrik jenis ini sangat mudah menyesuaikan lingkungan barunya, namun waktu untuk panen lumayan lama.

 

Jangkrik upa

Jangkrik upa merupakan jenis “gryllidae sigillatus” yang termasuk pada jenis serangga hampir mirip dengan belalang. Jangkrik upa merupakan jangkrik yang tersebar luas di indonesia. Jangkrik ini sangat populer di budidayakan namun postur tubuhnya yang kecil sedikit agak putih pucat. Tubuh jangkrik upa agak pipih dan terlihat tidak kokoh. Jangkrik ini biasa tinggal di rumah, terutama di sela-sela batu bata yang berada di dapur. Ketika malam hari jangkrik upa juga bersenandung dengan suara yang halus namun suaranya terpatah – patah. Makanannya adalah sisa-sisa makanan manusia termasuk butiran nasi. “upa”= bahasa Jawa, oleh karena itu disebut sebagai jangkrik upa. Jangkrik upa sangat mudah diternakkan tetapi tidak banyak diminati karena ukuran tubuhnya kecil dan bentuknya tidak menarik serta kurang cocok untuk pakan burung berkicau karena mengeluarkan bau yang tidak sedap. Jenis jangkrik upa kebanyakan tersebar di wilayah jawa bagian barat dan sumatera. Umur jenis jangkrik alam lebih lama yaitu sekitar 30-59 hari masa panen.
Habitat asli jangkrik upa dapat di temukan di pekarangan rumah dan himpitan batun dan sejenisnya yang cukup lembab. Biasanya musim kawin jangkrik upa berada pada musim hujan dan pada musim hujan tersebut biasanya jantan jangkrik mengeluarkan suara yang halus untuk menarik perhatian betina, betina akan menghampiri jangkrik jantan yang mengeluarkan suara keras dan kemudian kawin. jangkrik upa.

Manfaat Jangkrik :

Mungkin anda tahu jangkrik ini sering mengeluarkan suaranya yang sangat nyaring apabila di malam hari. Nah ternyata suara ini bisa dijadikan cara untuk mengusir tikus, binatang yang selalu meresahkan di rumah kita karena kenakalan-kenakalannya yang membuat kita jengkel.
Bagi yang di rumahnya terdapat tikus-tikus yang susah untuk di musnahkan baik itu dengan racun tikus, dengan ranjau ataupun dengan yang lainnya, namun hasilnya selalu mengecewakan malahan tikus ini selalu lewat dihadapan kita ketika sedang asyik nonton televisi karena memang tikus ini memiliki insting yang tinggi untuk belajar agar terhindar dari jebakan-jebakan kita. maka dengan memelihara jangkrik di rumah kita bisa jadi pilihan alternatif untuk mengusir tikus.

Mengapa demikian ?

Karena tikus tidak suka dengan frekuensi suara-suara nyaring dari derikan sayap Jangkrik ini. sehingga dia akan meninggalkan tempatnya dan tidak akan kembali lagi.
Untuk caranya gampang-gampang saja :

  1. Karena sekarang mencari jangkrik itu susah maka kita bisa beli di tempat penjualan burung berkicau atau ikan hias yang menjual jangkrik.
  2. Siapkan beberapa Toples transparant atau apa saja yang bisa di buat untuk kandang jangkrik.
  3. Masukkan beberapa helai Pelepah pisang yang sudah kering kedalam toples.
  4. Setelah selesai, masukkan beberapa jangkrik ke dalam tiap-tiap toples yang sudah di siapkan tadi, lalu
  5. Tempatkan jangkrik tersebut di beberapa tempat yang sering di singgahi tikus. misalkan di dapur, di gudang dll.
  6. Tunggu beberapa hari dijamin tikus-tikus sudah pada kabur.
Di Asia, Afrika dan belahan dunia lainnya memakan serangga seperti jangkrik sebagai sumber protein sudah menjadi kebiasaan dan bahkan menjadi makanan yang bergengsi. Jangkrik memang merupakan salah satu serangga yang mengandung nilai gizi tinggi seperti protein, besi, kalsium, B12, dll. Dengan nilai nutrisi yang sangat menjanjikan ini badan kesehatan dunia (WHO) memasukkan jangkrik sebagai salah satu sumber protein masa depan terutama di negara negara berkembang. Mengonsumsi jangkrik memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan sumber protein lainnya, yaitu ramah iklim dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, diperkirakan mengonsumsi jangkrik ini  akan semakin umum tidak hanya di negara berkembang namun juga di negara negara barat.
Bagi orang yang tinggal di daerah sebagian besar negara berkembang yang  miskin, jangkrik memang menjadi alternatif sumber protein keluarga untuk mengatasi masalah malnutrisi terutama di kalangan anak anak. Jangkrik dapat menjadi sumber protein murah yang dapat diproduksi dalam skala besar.
Di negara maju, jangkrik kini mulai dilirik sebagai makanan yang bergengsi dan dianggap sebagai kuliner delekasi yang tentunya masuk kategori makanan yang cukup bergengsi dan mahal.Di samping itu dimungkinkan juga melakukan budidaya jangkrik dengan mengunakan bahan yang tidak berkompetisi langsung dengan produksi pangan untuk manusia, sehingga jangkrik dapat diproduksi dalam skala besar.

Dengan kandungan yang sedemikian lengkap, wajar saja jika daging jangkrik memiliki khasiat menyehatkan bagi tubuh. Adapun khasiat tersebut antara lain :

1. Menambah stamina

Khasiat daging jangkrik yang pertama adalah untuk menjaga stamina. Jangkrik yang telah dikeringkan dan diolah menjadi tepung terbukti bisa menjadi sumber energi harian. Kandungan protein dan kalori di alamnya cukup untuk membuat tubuh tetap bugar meskipun melakukan aktivitas berat.

2. Menjaga kesehatan kulit

Dalam daging jangkrik terkandung protein kolagen. Pretein kolagen inilah yang mampu menjaga elastisitas kulit, mengurangi gejala penuaan dini dan juga mengenyalkan kulit. Tak heran jika mengkonsumsi jangkrik disebut sebut bisa membuat awet muda.

3. Mencegah penyempitan pembuluh darah

Protein dan asam amino dalam daging jangkrik mampu mencegah penyempitan pembuluh darah. Oleh karenanya, mengkonsumsi daging serangga jenis ini dapat mencegah penyakit berbahasa seperti stroke dan juga serangan jantung.

4. Pembentukan sel

Jangkrik mengandung protein jenis DHA9. Protein jenis ini sangat berguna untuk pembentukan sel dan memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karenanya tepung jangkrik sangat digemari bagi orang yang sering melakukan olahraga berat.

5. Meningkatkan kecerdasan otak anak

Kandungan DHA, ARA, Omega 3 dan Omega 6 yang terkandung dalam jangkrik sangat baik untuk perkembangan otak anak sehingga secara tak langsung juga dapat mencerdaskan otak.

6. Mencegah penyakit kwashiorkor dan marasmus

Penyakit kwashiorkor dan penyakit marasmus merupakan penyakit yang muncul ketika tubuh kekurangan asupan protein. Oleh karenanya, mengkonsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging jangkrik dapat mencegah penyakit jenis ini.

7. Meningkatkan sekresi enzim

Enzim memegang peranan penting dalam tubuh manusia. Tanpa adanya enzim, metabolisme tubuh tak dapat dilakukan dengan cepat. Tak hanya itu, terhambatnya produksi enzim juga mengakibatkan masalah dalam penyembuhan luka. Tapi, Anda tak perlu khawatir karena masalah keseimbangan enzim bisa diatasi dengan mudah melalui konsumsi daging jangkrik.

8. Mencegah katarak

Kandungan pada jangkrik lainnya adalah untuk menjaga kesehatan kornea mata. Beberapa ahli juga percaya bahwa mengkonsumsi daging jangkrik mampu mencegah katarak.

9. Mempertahankan elastisitas persendian

Persendian merupakan salah satu bagian penting pada sistem gerak manusia. Jika sendi terganggu, tubuh akan sakit ketika digerakkan atau bahkan tak bisa digerakkan sama sekali. Oleh karenanya, menjaga elastisitas sendi adalah hal yang sangat penting. Salah satu cara mudah melakukannya adalah dengan mengkonsumsi daging jangkrik.

10. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi dapat membantu hati untuk memproduksi enzim. Enzim tersebut kemudian dapat membantu hati untuk menetralisir racun dalam darah sehingga sistem ketahanan tubuh lebih kuat. Tak hanya itu, kandungan glutation (GSH) pada daging jangkrik juga berfungsi sebagai antioksidan tubuh sehingga mampu menangkal radikal bebas.

11. Menjaga kesehatan organ reproduksi

Khasiat daging jangkrik yang paling menggiurkan adalah untuk menjaga kesehatan organ reproduksi, baik pada pria maupun wanita. Khusus untuk kaum wanita, mengkonsumsi daging serangga jenis ini juga dipercaya mampu menunda menapouse.
Melihat manfaat dan khasiat daging jangkrik yang sedemikian banyak, Anda pasti akan tergiur unutk mengkonsumsinya. Meskipun jangkrik biasanya dijadikan pakan hewan peliharaan, Anda tak perlu khawatir karena daging hewan ini 100% aman untuk dikonsumsi. Bahkan, dalam islam jangkrik termasuk hewan yang aman untuk dikonsumsi.